Asal Usul Hantu Sadako

Asal Usul Hantu Sadako

Kisah hantu Sadako, Legenda Jepang – Kalau kamu adalah penggemar dari film horror, tentunya tidak asing lagi dengan nama Sadako. Banyak masyarakat & penikmat film horor menyangkan kalau cerita Hantu Sadako hanyalah karangan / kisah fiktif belaka.

Asal Usul Hantu Sadako

Namun, Sadako Sasaki / Hantu Sadako adalah gadis Jepang yang masih berumur dua tahun ketika bom atom dijatuhkan tanggal 6 Agustus 1945. Tewas karena dampak radiasi pasca pemboman Atom yang dijatuhkan oleh Amerika di Jepang.

Sadako Sasaki adalah seorang anak gadis yang cerdas, ceria sangat energik, hinggah orang tuanya selalu mengingakatkan agar ia duduk manis bersama sejenak. Sadako sangat suka berlari – larian, ia sangat menikmati hingga ia ikut bagian dalam tim lari estafet disekolah pada masanya.

Sadako Memiliki Beberapa Versi Kisah, Mulai Dari Sejarah Hingga Kisah Horor

Asal Usul Hantu Sadako

Menurut versi cerita yang popular di negara Japan ini, ada yang menyebutkan matinya Sadako karena bunuh diri dengan cara terjun ke sumur tua. Sehingga penampakan hantu sadako keluar dari sumur dengan cara merangkak dan ada matinya karena penyakit.

Karena kematian sadako di sumur tua, banyak orang – orang yang tinggal sekitar sumur tersebut melihat sadako berdiri di tepi sumur kering atau sedang merangkak keluar dari sumur, Kutukan sadako sangat kuat dan ia terus menyimpan dendam kepada siapapun yang ia temui di sekitar sumur tempat dia bunuh diri itu.

Unutk versi lainnya mengatakan kalau ayah sadako di ketahui adalah seorang hantu, Sadako sendiri adalah anak manusia separuh hantu dia menjadi sosok gadis yang sangat cantik. Hingga pada akhirnya ibunya menikah dengan seorang pria. Karna sadako yamamura keturunan setan ia memiliki kekuatan jahat yang terpendam, sehingga ia harus di kurung sepanjang hidupnya.

Suatu hari ayah angkatnya kalah bermain judi bola sbobet indonesia di bandar Sbobet Casino terpercaya akhirnya ia memukul sadako, memperkosanya dan lalu di buang ke dalam sumur yang tidak jauh berada di dekat rumahnya. Ayah angkat sadako mengira kalau sadako sudah mati pada saat di pukul tadi, namun ternyata dia masih hidup dan terjebak di dalam sumur hingga akhirnya sadako mati kelaparan.

Kronologi Jumat Kelabu Kerusuhan Banjarmasin

Kronologi Jumat Kelabu Kerusuhan Banjarmasin

23 Mei 1997 menjadi sejarah kelam untuk warga Banjarmasin, ratusan orang tewas dalam Tragedi Jum’at Kelabu di Banjarmasin.

Saat itu Banjarmasin dilanda kerusuhan massal, menyusul kampanye Golkar pada hari terakhir putaran kampanye PPP menjelang pemilu 1997.

Pada hari yang sama, saat itu sedang ada hajatan besar di pusat kota, Golkar yang mendapat giliran berkampanye.

Kronologi Jumat Kelabu Kerusuhan Banjarmasin

Kampanye itu akan di lakukan di halaman Lapangan Kamboja, yang akan diramaikan oleh panggung hiburan rakyat dan dihadiri artis-artis dari Jakarta.

Menurut rencana semula, setengah hari kampanye diawali dengan kampanye simpatik berupa pendekatan kepada kalangan bawah dengan target operasi buruh, pengojek, dan tukang becak.

Hingga tengah hari, semua kegiatan di tengah kota Banjarmasin berjalan normal. Begitu pula di kompleks pertokoan Plaza Mitra, yang kemudian menjadi pusat kerusuhan.

Selepas Sholat Jumat, massa yang tadi sedang sholat pun berdatangan dari segala penjuru. Sasaran pertama yang dituju adalah Kantor DPD Golkar Kalimantan Selatan.

Kronologi Jumat Kelabu Kerusuhan Banjarmasin

Kampanye yang berlangsung tepat pada hari jumat tersebut bertepatan dengan jadwal sholat masyarakat di Banjarmasin. Sewaktu ibadah berlangsung, sebagian massa kampanye Partai Golkar, yang umumnya terdiri dari anak-anak muda dan remaja masih berkampanye.

Menurut cerita yang beredar, anak-anak muda dan remaja yang ikut berkampanye dengan sepeda motor yang knalpotnya sudah dicopoti. Suara raungan mesin motor dirasakan sangat mengusik ketenangan mereka yang sedang bersembahyang.

Kronologi Jumat Kelabu Banjarmasin

Alih-alih mereda usai merusak kantor Golkar, kerusuhan malah makin meluas. Massa merusak berbagai ruko-ruko dan Mitra Plaza dibakar, pereman yang suka bermain Daftar Slot Online juga ikut menjadi rusuh. Menurut Lambri, prajurit TNI dan Polri menyisir kampung-kampung kecil dan mendatangi massa penjarah Mitra Plaza.

Di depan Mitra Plaza, petugas mulai menutup jalanan dan membuat pagar betis untuk melindungi kompleks pertokoan. Namun upaya itu tidak mampu menghentikan amukan masa yang datang dalam jumlah ribuan. Sehingga Mitra Plaza habis terbakar dan disusul dengan gedung-gedung besar lainnya.

Tidak hanya menghancurkan wilayah pertokoan saja, permukiman penduduk pun mulai terkena. Sejumlah tempat ibadah juga di hancurkan, dilaporkan ratusan penduduk tewas dan luka parah. Sesuai laporan untuk Mabes Polri, tercatat 123 orang tewas, 121 diantaranya tewas di Mitra Plaza lantai dua.